Chat with us, powered by LiveChat

Persija Resmi Larang Suporter Persebaya Datang ke SUGBK untuk Laga Pekan Ini

Persija Resmi Larang

Persija Resmi Larang mengambil keputusan tegas dengan melarang kehadiran suporter Persebaya Surabaya, Bonek, dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada akhir pekan ini. Kebijakan ini diterapkan menjelang duel kedua tim di pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (11/4/2026) malam WIB. Sebagai tuan rumah, Persija menegaskan bahwa aturan ini mengacu pada regulasi liga musim berjalan yang tidak mengizinkan kehadiran pendukung tim tamu di stadion.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban serta memastikan pertandingan berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh operator kompetisi.

Regulasi Liga Jadi Dasar Larangan

Keputusan Persija bukan tanpa alasan, melainkan merujuk pada aturan resmi yang berlaku di BRI Super League musim ini. Dalam regulasi tersebut, suporter tim tamu memang tidak diperkenankan hadir langsung di stadion saat laga berlangsung.

Kebijakan ini juga bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan yang kerap muncul ketika dua kelompok suporter rival berada dalam satu arena pertandingan.

Realita di Lapangan Masih Berbeda

Meski aturan sudah jelas diterapkan, praktik di lapangan kerap menunjukkan hal berbeda. Dalam sejumlah pertandingan sebelumnya, suporter tim tamu masih tetap hadir dengan melakukan awaydays.

Fenomena ini sering dianggap sebagai bentuk kedewasaan suporter yang ingin menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia bisa berlangsung aman meski dihadiri pendukung kedua tim. Namun demikian, potensi konflik antar-suporter tetap tidak bisa dihindari sepenuhnya.

Apabila pelanggaran terjadi, baik tim tuan rumah maupun tim tamu berisiko menerima sanksi berupa denda dari Komite Disiplin PSSI.

Hubungan Bonek dan The Jakmania Semakin Membaik

Dalam beberapa musim terakhir, hubungan antara suporter Persija, The Jakmania, dan Bonek mengalami perkembangan positif. Kedua kelompok pendukung ini mulai menunjukkan sikap saling menghormati setelah sebelumnya dikenal memiliki rivalitas panjang.

Bukti nyata dari perubahan tersebut terlihat dari momen saling mengunjungi saat pertandingan kandang masing-masing tim. Ribuan The Jakmania sempat hadir di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, sementara Bonek juga beberapa kali datang ke SUGBK.

Atmosfer yang lebih kondusif ini menjadi sinyal baik bagi perkembangan budaya suporter di Indonesia, meskipun regulasi pembatasan kehadiran pendukung tim tamu masih tetap diberlakukan.