Chat with us, powered by LiveChat

Debut Cyrus Margono Disorot, Kebobolan Tiga Gol saat Persija Tumbang dari Bhayangkara FC

Cyrus Margono

Cyrus Margono mencetak tiga gol saat bermain pertamanya bersama Persija Jakarta. Namun, penampilan sang kiper tidak ingin terlalu cepat dihakimi oleh pelatihnya, Mauricio Souza.

Di pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/26 yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda pada hari Minggu, tanggal 5 April, Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Persija dengan skor 3-2. Kedua tim saling berebut mencetak gol dengan cara yang sangat intens.

Mauricio Souza tiba-tiba mengganti Cyrus Margono sebagai kiper utama. Padahal pemain berusia 24 tahun itu belum pernah tampil sama sekali sejak tiba di tengah musim.

Tiga Gol Bhayangkara Jadi Sorotan

Keputusan itu akhirnya berdampak buruk karena Cyrus Margono mencetak tiga gol bagi lawan dan Persija kalah. Namun Mauricio Souza tidak ingin menyalahkan sang anak asuh.

Saya perlu tonton ulang cuplikan gol-golnya lagi, dan sekarang saatnya saya fokus (evaluasi) di latihan. Mauricio Souza mengatakan bahwa ia belum dapat menilai performa pemain pada saat ini.

Performa Cyrus Margono menjadi perbincangan karena berhasil dirobohkan Moussa Sidibe dari dekat pada menit ke-28. Padahal bola tersebut mengarah ke tiang dekat yang masih bisa dicapai oleh pemain.

Pelajaran Penting dari Laga Ini

Gol kedua Bhayangkara yang dicetak Dendy Sulistyawan melalui tendangan bebas juga mendapat perhatian banyak orang. Cyrus Margono terlambat merespons meski bola sebenarnya sudah mengarah ke arahnya, bukan melewati pagar betis.

Gol ketiga Bhayangkara tercipta sepenuhnya berkat kemampuan Moussa Sidibe yang berhasil mengarahkan bola ke sudut gawang. Cyrus Margono bahkan sempat berusaha menepisnya.

Semua pemain profesional, dan dia juga harus mampu mengevaluasi sendiri penampilannya. Ia menegaskan bahwa evaluasi kemampuan pemain baru bisa dilakukan setelah mempelajari rekaman pertandingan dan melakukan analisis secara menyeluruh.

Jadi, siapa saja yang bermain bagus pasti merasa sendiri bahwa bermain bagus itu penting. Pemain yang tidak berusaha maksimal hari ini pasti dia juga menyadari dirinya tidak bermain maksimal.