PSIM Yogyakarta masih menatap serius sisa pertandingan di BRI Super League 2025/2026. Meski saat ini berada di papan tengah klasemen, posisi mereka belum sepenuhnya aman dari ancaman turun kasta. Karena itu, tim berjuluk Laskar Mataram tetap berambisi mengumpulkan poin sebanyak mungkin hingga akhir musim.
Dengan delapan laga tersisa, pelatih Jean-Paul van Gastel menekankan pentingnya konsistensi dan fokus penuh dari para pemain. Target utama tim sejak awal adalah bertahan di kompetisi kasta tertinggi, namun hingga pekan ke-26 hal tersebut belum sepenuhnya terjamin secara matematis.
Situasi ini membuat PSIM tidak memiliki pilihan selain tampil maksimal di setiap pertandingan. Selain untuk menghindari zona merah, mereka juga ingin menutup musim dengan posisi sebaik mungkin di klasemen akhir.
Terlalu Sering Kehilangan Poin karena Hasil Imbang
Sebagai tim promosi, PSIM sebenarnya menunjukkan performa yang cukup solid sepanjang musim. Mereka dikenal sulit dikalahkan oleh lawan-lawannya. Namun, banyaknya hasil imbang justru menjadi penghambat untuk menembus papan atas.
Dari total 26 pertandingan, PSIM mencatat sembilan kemenangan, sebelas hasil seri, dan enam kekalahan. Koleksi 38 poin menempatkan mereka di posisi kedelapan sementara. Hasil imbang yang terlalu sering membuat potensi tambahan poin maksimal tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.
Tantangan Berat di Jadwal Akhir Musim
Jelang akhir kompetisi, PSIM akan menghadapi jadwal yang tidak mudah. Sejumlah tim kuat sudah menanti, termasuk Persija Jakarta, Persib Bandung, hingga Malut United. Padatnya jadwal dan kualitas lawan menjadi ujian tersendiri bagi konsistensi tim.
Selain laga-laga besar tersebut, PSIM juga akan menjalani pertandingan melawan PSM Makassar, Bhayangkara FC, Persita Tangerang, Madura United, dan Arema FC. Seluruh pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat mengingat persaingan di liga sangat merata.
Ambisi Meraih Hasil Sempurna
Walaupun dihadapkan pada tantangan berat, PSIM tetap memasang target tinggi. Mereka bertekad meraih kemenangan sebanyak mungkin demi mengamankan posisi di klasemen sekaligus menjauh dari ancaman degradasi.
Kekalahan tipis dari Dewa United pada pekan sebelumnya menjadi evaluasi penting bagi tim untuk segera bangkit. Laga terdekat melawan PSM Makassar di Stadion Sultan Agung akan menjadi momentum penting bagi Laskar Mataram untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa finis di posisi terbaik.


