Timnas Indonesia akan memulai laga pertamanya dalam era John Herdman di ajang FIFA Series 2026 dengan melawan Timnas Saint Kitts and Nevis. Laga akan berlangsung pada Jumat (27 Juni) malam waktu setempat, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Situasi ini jelas menjadi ujian tersendiri bagi John Herdman. Karena itu, mantan pelatih Timnas Kanada dan Toronto FC ini tidak punya banyak waktu untuk melatih Jay Idzes dan rekan-rekannya.
Herdman hanya diberi waktu empat hari untuk persiapan, tetapi tidak semua pemain bisa langsung ikut karena beberapa di antaranya masih harus berlaga bersama klubnya, terutama di Eropa.
Tapi, John Herdman sudah tahu baik dan buruknya Timnas Indonesia. Menurutnya, keunggulan Timnas Indonesia terlihat jelas dari cara masyarakatnya berperilaku setiap hari, dan hal itu tercermin dalam gaya bermain mereka.
Masalah di Lini Serang Jadi PR Besar Timnas Indonesia
Dari apa yang saya amati di Indonesia, orang-orangnya rajin bekerja, memiliki semangat seni, serta perasaan kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat. “Jadi, semua elemen tersebut akan diintegrasikan ke dalam gaya bermain kami,” kata John Herdman saat sesi konferensi pers sebelum laga, yang dihadiri langsung oleh Vivagoal, Kamis (26/3) sore WIB.
Menurut saya, jika melihat komposisi Timnas Indonesia sebelumnya, ada beberapa hal yang saya rasakan cukup baik. Kemampuan tim untuk bertahan, tetap bersatu, kuat, dan kompak.
Selanjutnya, John Herdman juga menjelaskan bahwa kelemahan Timnas Indonesia berada pada serangan yang belum teratur dan kurang terorganisir. Itulah tugasnya sebagai pelatih utama tim Garuda.
โNamun, ada area yang bisa kami perbaiki. Kita dapat memperbaiki cara serangan berpindah dan cara mengatur serangan agar lebih cepat dan langsung. Saya pikir itu penting. Dan kita juga perlu memiliki tingkat adaptasi yang tinggi.
Adaptabilitas Pemain Jadi Fokus Utama dalam Sepak Bola Modern
Herdman juga berharap agar Elkan Baggott dan timnya bisa lebih cepat beradaptasi ketika bermain di lapangan. Ia juga akan membantu para pemain untuk menemukan dan mencapai potensi terbaik mereka.
Saya selalu berpikir bahwa ketika menonton pertandingan tim Indonesia, kadang-kadang mereka terlihat kurang fleksibel, dan dalam sepak bola internasional sekarang, Anda harus lebih cepat beradaptasi sebelum pertandingan dimulai, selama pertandingan berlangsung, dan bahkan setelah pertandingan selesai.
Namun secara umum, saya berusaha memaksimalkan kemampuan pemain seperti Elkan Baggott, Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan lain sebagainya.


