Umuh Muchtar merasa marah terhadap tindakan wasit Yoko Supriyanto yang memimpin pertandingan melawan Dewa United. Umuh Muchtar menilai kualitas kinerja wasit tersebut sangat buruk.
Dalam pertandingan itu, keputusan wasit Yoko Supriyanto benar-benar menjadi perhatian utama. Dua gol Dewa United dianggap mencurigakan karena terdapat pelanggaran dalam prosesnya.
“Jujur saja, ini semua disebabkan oleh wasit. Ini sudah jelas sekali bahwa semua ini akibat wasit,” terang Umuh Muchtar saat dihubungi oleh awak media.
Dua Gol Dewa United Dinilai Kontroversial, Persib Rugi Besar di Klasemen
Gol pertama Dewa United pada menit ke-24 terdapat insiden menarik, di mana Alexis Messidoro mengontrol bola yang terlepas. Banyak yang berpendapat bahwa bola yang dikuasai Messidoro sudah melewati garis lapangan.
Namun, wasit tetap melanjutkan pertandingan dan Messidoro dengan bebas mengirimkan umpan karena para pemain Persib mengira bola sudah keluar lapangan. Umpan tersebut langsung dimanfaatkan oleh Alex Martins menjadi gol.
“Gol yang pertama itu sudah jelas keluar. Bola pasti di luar. Itulah sebabnya semua pemain kita terdiam, dibiarkan demikian, karena sudah paham itu bola di luar. Ini sangat menyedihkan bagi saya,” kata Umuh.
Sementara itu, gol selanjutnya pada menit ke-61, terdapat insiden di mana bola menyentuh tangan Alex Martins. Perubahan arah bola memberikan keuntungan bagi Dewa United untuk menyerang.
Akibatnya, bola langsung mengarah kepada Noah Sadaoui yang kemudian mengumpan ke Ricky Kambuaya tanpa ada penjagaan. Ricky Kambuaya mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencetak gol.
Umuh Muchtar Dorong Evaluasi Wasit dan Minta Persib Bangkit di Sisa Musim
Ia mengatakan bahwa sejak awal pihaknya sudah menyadari adanya masalah pada wasit tersebut. Kenapa tidak menggunakan wasit dari luar negeri? Dari Jepang lebih baik, atau dari Cina. Jepanglah yang terbaik,” tambahnya.
Akibat kegagalan ini, selisih poin antara Persib dan Borneo FC semakin tipis, hanya berbeda dua poin. Meskipun demikian, Umuh tetap memberikan motivasi kepada para pemainnya untuk memaksimalkan sisa pertandingan di depan.
“Semua merasa kecewa, para pemain sangat sakit hati. Namun, saya telah menyampaikan, masih ada enam pertandingan lagi. Kemenangan adalah tujuan utama. Kalian harus tetap semangat, Insyaallah kita akan jadi juara,” tutupnya.


